Pontianak - Peristiwa langka akan terjadi sebagian wilayah Indonesia, tak terkecuali di Pontianak Kalimantan Barat. Menurut perhitungan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), gerhana matahari hanya 93 persen. Berbagai peringatan dini pun sudah diinformasikan kepada masyarakat ketika 'menikmati' fenomena alam ini.
Tak seperti di Palu, yang mempromosikan daerahnya untuk dikunjungi turis asing, Pontianak tidak memiliki 'ritual khusus' menjadikan cahaya matahari yang ditutup rembulan sebagai objek yang bernilai jual.
Secara realita, terjadinya gerhana nyaris beririsan dengan bencana alam yang melanda bumi pertiwi. Mulai dari banjir, sampai gempa bumi mentawai beberapa waktu lalu. Hadirnya gerhana matahari bisa diartikan sebagai peringatan akan bahaya gejolak alam, agar manusia senantiasa mengingat kuasa Sang Pencipta.
Dalam sebuah program di salah satu televisi swasta, tokoh masyarakat Bachtiar Nasir, sejatinya tidak mempermasalahkan jika gerhana matahari jadi momentum rekreasi, namun yang tak boleh dilupa, bahwa ada semiotic message dari Tuhan dalam menunjukkan kuasaNya, sehingga mahluk ciptaanNya juga meminta perlindungan guna terhindar dari marabahaya.
Next
« Prev Post
« Prev Post
Previous
Next Post »
Next Post »
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon