SISI NON MAINSTREAM OLIVIA ZALIANTY

Jakarta (21/12/15) - Olivia Zalianty - Barangkali namanya tak sepopuler Chelsea Islan, Raisa, atau si cantik Isyana, juga tak setenar Nabila JKT 48 yang memiliki ribuan penggemar fanatik. Apalagi yang bisa kita kenang darinya selain Sinetron AADC (Ada Apa Dengan Cinta?). Sekarang, hanya tinggal bayang-bayang dalam prasasti perfilman nan sudah tentu anak-anak sekarang tak mungkin tahu itu.

Namun siapa sangka, adik dari Marcela Zalianty ternyata konsisten menggeluti dunia berbeda yang tak sarat mainstream. Bukan musik, bukan pula sinema bersambung yang membosankan. Ternyata wanita berdarah Tionghoa - Batak ini telah bertahun-tahun mempelajari seni bela diri Wu Shu (red: Kung fu).

Manis senyumnya seakan membuat tak percaya jika usianya telah berada di kepala tiga. Dalam satu kesempatan di acara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wu Shu Junior di Senayan, Jakarta (19/12/15), saya dianugerahi rezeki oleh Tuhan untuk menyaksikan langsung performa Oliv memperagakan Jurus Kipas Merah, selepas kami melakukan atraksi Siu Nim Tao, yang disaksikan langsung oleh Grandmaster Samuel Kwok, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta sejumlah pejabat publik,

Apakah status keartisannya lantas membuat dirinya berperilaku sombong? foto diatas otomatis menolak stigma buruk tersebut. Senyumnya yang lepas membius rasa lelah kami.

Selain Kejurnas Wu Shu Junior, Seminar Internasional Wing Chun juga digelar di lokasi yang tidak jauh. Menariknya, bidadari cantik ini juga menyempatkan diri berlatih bersama kami. Tanpa Canggung!

Fakta ini menjadi induksi bahwa beladiri mampu mempersaudarakan. Tidak lagi memandang siapa dan darimana kita berasal. Olahraga mampu menyatukan serpihan hati manusia kendati baru bertemu pertama kali. Saya pun kian terinspirasi, mengingat ekstra-sibuknya agenda artis satu ini - dia menaruh perhatian mendalam terhadap bidang yang telah ditekuninya sejak satu dekade terakhir. Tak ada raut wajah lelah apalagi sampai tahap baper stadium akhir. Kung fu kadung mengurat-nadi dalam dirinya, sehingga tawaran job berbudget besar, mudah saja ia singkirkan, atau diletakkan dalam penjadwalan terbelakangnya. Yang penting Kung fu sukses dan semakin membumi di Tanah Air!

Previous
Next Post »